SEJARAH ASIA SELATAN
Oleh
Paryadi 10221147
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH
2011
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr Wb
Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu.
Tugas makalah kelompok yang berjudul “ India Merdeka “ ini sebagai syarat untuk memenuhi tuntutan tugas mata kuliah Sejarah Asia Selatan. Makalah ini dapat tersusun tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak,maka penulis mengucapkan terimakasih kepada
1. Kedua orang tua kami yang senantiasa mendoakan kami yang terbaik
2. Ibu Dra. Sumiyatun M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Asia Selatan atas bimbingannya
3. Teman – teman yang senantiasa mendukung penulis dalam penyelesaian makalah ini
Kami berharap krtik serta saran yang membangun bagi kami demi sempurnanya penulisan – penulisan diwaktu yang akan datang.
Metro, September 2011
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul | ……………………………………… | i |
Kata Pengantar | ……………………………………… | ii |
Daftar Isi | ……………………………………… | iii |
BAB I PENDAHULUAN | ……………………………………… | 1 |
1.1 Latar Belakang………………….. | 1 | |
1.2 Rumusan Masalah………………. | 2 | |
1.3 Tujuan…………………………… | 2 | |
BAB II PERGERAKAN KEMERDEKAAN INDIA | ……………………………………… | 3 |
2.1 Kebangkitan Nasionalisme India.. | 3 | |
2.2 India Merdeka………………….. | 8 | |
BAB III KESIMPULAN | ……………………………………… | 10 |
Daftar Pustaka |
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
India merupakan salah satu Negara yang pernah dijajah oleh Inggris dan pernah menjadi Negara bagian pesemakmuran Inggris sebelum akhirnya merdeka pada tahun 1947. Dalam perjuangannya untuk mencapai kemerdekaannya diwarnai dengan aksi pemberontakan yang merupakan ekspresi ketidaksenangan rakyat india dengan pemerintah Inggris yang justru menumbuhkan kesadaran politik,maka munculah gerakan – gerakan terorganisir seperti Dadabhai Naoroji yang membentuk Asosiasi India Timur pada tahun 1867 dan Surendrhanath Banerjee yang mendirikan Asosiasi Nasional India tahun 1876. Atas saran dari Allan Octavian Hume tujuh puluh tiga delegasi India bertemu di Bombay 1885 dan mendirikan kongres nasional india (INC) yang dengan pemimpin moderatnya yang mencari hak dasar mereka. Awal abad ke 20 terjadi pendekatan yang lebih radikal menuju kemerdakan politik yang diusulkan oleh para pemimpin india seperti Bal Lal Pal dan Sri Aurobino. Nasionaisme militant juga muncul pada dekade pertama yang berpuncak gagal pakta indo – jerman dan konspirasi ghadar selama perang dunia pertama.
Pada tahap akhir perjuangan kemerdekaan dari tahun 1920an dan seterusnya kongres mengadopsi Mohandas Karamchand Gandhi’s kebijakan anti kekerasan dan perlawanan sipil,Muhammad Ali Jinnah perjuangan konstitusional hak – hak minoritas di India dan kampanye lainnya. Beberapa tokoh lainnya seperti Naetaji Subhash Chandra Bose,datang mengadopsi pendekatan militer untuk gerakan,kemudian Swami Saraswati Sahajanand bersama dengan kebebasan politik menginginkan kebebasan ekonomi untuk petani india dan bekerja keras. Allama Iqbal menggunakan puisi,sastra dan pidato sebagai alat kesadaran politik. Pada periode perang dunia dua terlihat gerakan puncak seperti Quit India dipimpin oleh Mahatma Gandhi dan Tentara Nasional India (INA) dipmpin oleh Bose
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka makalah ini membahas pergerakan kemerdakaan India untuk dapat merdeka secara utuh dari imperialis Inggris.
Dari masalah tersebut apat dirumuskan masalah seperti berikut :
1. Bagaimana perjuangan rakyat India untuk mendapat kemerdekaan yang berdaulat
2. Tokoh – tokoh nasionalis India yang mengambil peran dalam proses perjuangan kemerdekaan India
1.3 Tujuan Makalah
1. Mengetahui sejarah pergerakan kemerdekaan India
2. Mengetahui tokoh – tokoh Nasionalis India yang berperan dalam usaha meraih kemerdekaan
3. Mengetahui peristiwa – peristiwa yang terjadi dalam perjalanan India Meraih kemerdekaannya
BAB II
PERGERAKAN KEMERDEKAAN INDIA
2.1 Kebangkitan Nasionalisme India
Seperti halnya Negara lain India juga merasa tidak senang dijajah oleh bangsa lain,bangsa barat yang berhail menanamkan cakar – cakar imperialis di India adalah Inggris dengan BEIC (British East India Company) yang merupakan kongsi dagang yang dimiliki oleh Inggris. Dalam perjuangannya meraih kemerdekaan India tidak jauh berbeda dengan Negara – Negara lain yang pernah dijajah.
Bagi India pada abad ke 19 merupakan masa – masa memprihatinkan bagi rakyat India karena pada masa itu
1. Cara pemungutan pajak yang bermacam – macam yang sangat menekan petani sehingga banyak petani jatuh ke lintah darat,akibatnya kelaparan yang melanda rakyat India
2. India harus membayar ongkos peperangan Inggris untuk memperluas jajahannya
3. Campur tangan nilai mata uang rupee ke poundsterling yang berarti kenaikan pajak dan pengeluaran uang banyakbagi Negara
Keadaan yang memprihatinkan itu membuat kesadaran nasioanlisme rakyat India untuk merdeka terbebas dari tangan Inggris maka muncul beberapa gerakan – gerakan perlawanan fisik maupun dengan pendekatan politik.
A. Pemberontakan 1857 (Revolusi Sepoy)
Pemberontakan 1857 atau revolusi sepoy atau dikenal juga dengan Indian Mutiny adalah pemberontakan yang terjadi di bagian utara dan tengah India melawan British East India Company. Sebab utama perlawanan yaitu pemerintah Inggris memaksa melumuri senjata tentara Sepoy dengan minyak yang kemudian menyuruhnya untuk menjilati sehingga menjadi perdebatan mengenai hal itu. Para tentara Sepoy membunuh orang-orang Eropa dan menobatkan Sultan Bahadhursyah sebagai pemimpinnya. Meskipun bersifat anti penjajahan, revolusi tadi merupakan gerakan yang kolot. Karena bertujuan memulihkan kekuasaan dan kebesaran Negara feodal Moghol. Maka dari itu tidak disokong oleh seluruh lapisan rakyat. Orang-orang Hindhu dan Sikh menganggap pemulihan kerajaan Moghol berarti kembalinya penindasan penguasa Islam terhadap diri mereka. Akhirnya revolusi bersenjata itu mengalami kegagalan. Sepoy banyak yang ditahan, Sultan Bahadhursyah dibuang ke Birma. Kesultanan Moghul dihapuskan dan pemerintah Inggris mengambil alih EIC di India. Pemberontakan 1857 merupakan titik balik dalam sejarah India dalam pergerakan memperoleh kemerdekaannya.
B. Gerakan Sosial Keagamaan
1. Brahma Samaj
Organisasi ini didirikan oleh Ram Mohan Roy tokoh Hindhu yang diberi gelar Bapak India Modern. Gerakannya dapat dikatakan sebagai perpaduan antara semangat Hindhu dengan budaya barat. Pada1930 dia dan teman – temannya yang sealiran dengannya membentuk perkumpulan Brahma Samaj di Celcutini
Tujuannya :
•Menyebarkan paham keesaan Tuhan yang disebut Brahman
•Meninggikan derajat rakyat India dengan mengambil kebudayaan Barat sebaliknya membrantas budaya-budaya dan tradisi-tradisi kolot India , seperti sati, perkawinan anak-anak dll.
2. Arya Samaj
Didirikan oleh Dayananda Saraswati.
Tujuan :
Menyebarkan faham keesaan Tuhan dengan berlandaskan kitab suci Hindu yaitu Veda. Mereka berpendapat bahwa masyarakat modern dapat diatur dan diselenggarakan dengan Veda. Veda dianggap sebagai sumber kebenaran.
Menyebarkan faham keesaan Tuhan dengan berlandaskan kitab suci Hindu yaitu Veda. Mereka berpendapat bahwa masyarakat modern dapat diatur dan diselenggarakan dengan Veda. Veda dianggap sebagai sumber kebenaran.
3. Misi Rama Krishna
Didirikan oleh Svami Vivekananda (murid Rama Krishna).
Tujuan :
•Menyebarkan ajaran gurunya yang antara lain mengatakan bahwa Tuhan itu hanya satu, meskipun bermacam-macam namanya.
•Menyebarkan ajaran gurunya yang antara lain mengatakan bahwa Tuhan itu hanya satu, meskipun bermacam-macam namanya.
•Memperbaiki taraf hidup rakyat India yang amat rendah.
jadi gerakan-gerakan tersebut brtujuan untuk memperkuat ketahanan lahir dan batin, ketahanan materiil dan spiritual rakyat India, agar lama-kelamaan mampu mengusir Inggris dari India. Dengan kata lain usaha melawan penjajahan secara damai dan tidak langsung.
C. Partai Konggres dan Liga Muslim
1. Partai Konggres
Pada tahun 1855 atas ide dari Allan Octavian Hum yang pada tanggal 1 Maret 1833 ia menyampaikan kepada “the graduate calcutu university” diamana Hum menunjukan kepada mereka tentang kewajiban untuk mencurahan tenaga dan pikiran untuk kesejahteraan rakyat maka ia mengusulkan agar dibentuk suatu kaum inti dari pendiri (founder) yang akan merencanakan program gerakan dan berdasarkan itu akan dibentuk organisasi dimana semua orang yang bersungguh sunggguh dan berhasrat untuk mengusahakan perbaikan penghidupan rakyat dapat ikut masuk. Tujuan awalnya adalah hanya menghendaki terjadinya perubahan – perubahan dibidang ketatanegaraan dengan mengikut sertakan India dalam dewan – dewan pemerintahan Inggris di India. Jadi tidak menuntut kemerdekaan hanya perbaikan saja (indianisasi). Pada desember 1908 tujuan Konggres berubah menjadi mencapai bentuk pemerintahan sendiri bagi rakyat India yang sama derajatnya dengan bagian – bagian kerajaan Inggris yang telah berpemerintahan sendiri dan mendapat pembagian hak – hak dan tanggung jawab kerajaan dengan syarat – syarat yang berlaku bagi lain – lain bagian.tujuan ini dicapai dengan jalan yang sah dengan melanjutkan pembaharuan lambat laun dari susunan pemerintahan yang ada dan dengan memajukan persatuan,menanamkan keinsafan akan kepentingan bersama, diperkembangkannya dan diaturnya semua sumber – sumber bantuan moril,intlektuil dan industry dari Negara.
Pada tahun 1905 raja muda Lord Cuzon membagi Benggala menjadi 2 bagian dengan alasan untuk mempermudah administrassi karena Benggala yang sangat luas. Namun ini sebenarnya merupakan siasat politik Devide Et Impera. Hal ini tentu sangat ditentang oleh partai konggres maka atas anjuran dari Tilak konggres melakukan boikot dan sabotase terhadap barang – barang buatan ingggris,namun hal ini banyak ditentang oleh sebagian anggota konggres. Mereka yang tidak menyetuji hal tersebut disebut kaum Moderate seangkan mereka yangmendukung perbuatan tersebut disebut kaum Extrime,maka dengan demikian konggres terpecah menjadi dua yaitu kaum moderate dengan kaum extreme,kaum moderate dipimpin oleh Dadabhai Noroji dan Gopal Khrisna Gokhale sedangkan kaum extreme dipimpin oleh Tilak. Pembagian Benggala ini menyebabkan hubungan orang Hindu dan orang Islam menjadi tegang karena
Ø Orang Hindu menentang pembagian Benggala
Ø Orang Islam menyetujui pembagian Benggala,karena dengan pembagian Benggala menjadi 2 provinsi orang – orang Islam di Benggala Timur bebas dari tekanan orang – orang Hindu di Benggala Timur
Banyak tokoh nasionalis yang muncul dari partai konggress ini seperti Bal Tilak Gangadhar seorang nasionalis pertama India yang merangkul Swaraj (pemerintahan mandisri atau pemerintahan sendiri). Pemimpin besar partai konggres adalah Mahatma Gandhi dengan dassar – dasar perjuangannya
Ø Ahimsa
Melawan tanpa kekerasan
Ø Hartal
Mogok kerja
Ø Satyagraha
Gerakan non cooperative atau menolak bekerja sama
Ø Swadesi
Mampu membutuhi kebutuhannya dengan usaha sendiri
2. Liga Muslim
Liga Muslim terbentuk karena meruncingnya keadaan maka 1906 orang – orang islam di India membentuk Liga Muslim atas anjuran Aga Khan. Bila partai konggres anggotanya bisa siapa saja tapi tidak dengan liga muslim yang anggotanya hanya orang – orang Islam saja. Tokoh yang berperan dari liga muslim ini adalah Muhammad Ali Jinnah yang mencoba menyatukan orang Hindu dan Islam. Pada tahun 1942 jinnah mereorganisasi liga muslim dan pada sejak tahun 1916 dia menjadi presiden dan selama tujuh tahun mengabdi berikutnya mencoba untuk membawa kesatuan antara jajaran yang bebrbeda dari muslim dan menyelesaikan permasalahan hindu – muslim yang dianggap sebagai syarat utama untuk kemerdekaan.
Hubungan partai konggres dan liga muslim tidak selamanya baik pada perang dunia 1 hubungan keduanya baik seprti ketika menghadapi permasalahan Inggris meminta bantuan kepada seluruh rakyat India dengan janji akan memberikan status Dominion setelah perang selesai. Kedua organisasi itu mengadakan pertemuan di Lucknow dan menghasilkan Lucknow Pact. Pemerintah Inggris diterima dan seluruh rakyat India Membantu Inggris. Banyak tentara Inggris yang dikirim ke Timur Tengah.
Namun setelah perang selesai Inggris tidak menepati janjinya untuk memberikan status Dominion,hal ini membuat rakyat India marah mengakibatkan banyak kerusuhan yang terjadi di India an untuk meredakan gejolak tersebut pemerintahan Inggris mengeluarkan undang – undang yang bernama Rowlatt – act tahun 1919 yang isi pokokny : “mengancam dengan hukuman berat terhadap rakyat yang berani mengadakan keonaran politik“, namun demikian semangat rakyat menentang penjajahan tidak menjadi kendor, bahkan menghebat.
Pada 13 April 1919 sejumlah rakyat berkumpul di kota Amritsar, dengan maksud mengadakan rapat untuk memprotes Rowlatt-act dan untuk mendengarkan wejangan Gandhi. Rakyat yang tidak berdosa itu dianggap melanggar Rowlatt-act. Atas perintah panglima tentara Inggris di Amritsar, Jendral Dyer, rakyat yang sedang berkumpul tadi ditembaki. Banyak rakyat yang mati atau luka-luka. Peristiwa Amritsar sangat menusuk perasaan bangsa India.
2.2 INDIA MERDEKA
2.2 INDIA MERDEKA
Semakin kerasnya tuntutan dari konggres terhadap pemerintahan Inggris maka pemerintahan Inggris pada tahun 1928 mengadakan panitia perubahan ketatanegaraan yang dikirim ke India dibawah pempinan Simon. Konggres akhirnya bersedia menerima status Dominion asalkan segera dibentuk selambat – lambatnya akhir tahun 1929. Ketika usul tersebut tidak segera di wujudkan ole Inggris maka konggres memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 26 Januari 1930 dan dinyatakan sebagai hari kemerdekaan India dan dirayakan hingga sekarang.
Mendengar laporan Simon dan hasil konfrensi meja bundar maka pemerintah Inggris mengeluarkan India Act 1935 yang isinya menyebutkan bahwa ;
Ø Birma dipisahkan dari India
Ø India dibentuk sebagai negara federasi
Ø Propinsi-propinsi mendapat otonomi yang luas
Dengan dikeluarkannya India Act 1935 mendapat tanggapan dari rakyat India, baik Liga Muslim maupun National Liberal Federation dapat menerimanya. Liga Muslim dapat menerima karena isinya menjamin hak-hak golongan minoritas. NFL menerima karena isinya membuka jalan bagi tercapainya tujuan partai ini ialah dominion. Meskipun raja-raja India mula-mula menyetujuimya, tetapi pada akhirnya tidak. Mereka takut kalau-kalau kekuasaannya akan lenyap, jika Pemerintah Federal berhak ikut campur tangan di dalam kerajaan. Konggres tidak menyetujui. Cara pembentukan tidak sesuai dengan kehendak rakyat. Akan tetapi ketika India Act itu benar-benar dilaksanakan pada tahun 1937, konggres sendiri ikut serta dalam pemilihan dewan propinsi. Tujuannya untuk mengadakan oposisi, sehingga India Act tidak dapat berjalan dengan sempurna. Dari pemilihan itu konggres memperoleh 7 dari 11 propinsi.
Semenjak kemenganannya konggres menjadi sombong dan ketika liga muslim mengajak kerja sama konggres menolak dan menganjurkan supaya liga muslim dilebur kedalam konggres. Dan semenjak saat itu Jinnah menuntut berdirinya Negara Islam nanti tahun 1937 saat India mendapatkemerdekaan,
Jinnah terus berjuang untuk mewujudkan Negara islam dan akhirnya terwujud tahun 1947 maka oleh rakyat beliau diberi gelar Bapak Pakistan.
Setelah PD II berakhir Inggris melihat makin menghebatnya gerakan nasionalisme India bermaksud memberikan kemerdekaan berstatus dominion. Tetapi baik Liga maupun Konggres menolaknya. Karena menurut Liga tawaran ini tidak menjamin terbentuknya Negara Islam. Sedang Konggres bukan dominion yang dikehendaki melainkan purna-swaraj. Meskipun mengalami tantangan yang maksud pemberian kemerdekaan status dominion akan dilaksanakan juga. Pada tahun 1946 oleh Raja Muda Lord Wavel dibentuk pemerintahan sementara yang dipimpinnya sendiri, sedang Nehru disngkat sebagai Perdana Menteri. Dengan demikian berarti Konggres mengorbankan perjuangannya sendiri. Liga muslim tidak diperkenankan duduk di dalam pemerintahan sementara. Tuntutan Liga tetap tidak berubah, yaitu “ orang Islam harus diberi Negara tersendiri yang lepas sama sekali dari Negara orang Hindhu “. Akhirnya Konggres terpaksa menyetujui tuntutan itu (Juli 1947). Dengan adanya kompromi Konggres-Liga, maka pada hakekatnya Pakistan telah berdiri.
Janji kemerdekaan India, oleh Raja Muda Mounbatten dilaksanakan pada 15 Agustus 1947. India merdeka, tetapi wilayahnya dibelah menjadi dua, yaitu dominion India dan Pakistan. Pembagian India sebetulnya kurang memuaskan baik Pakistan maupun Konggres. Konggres menginginkan Negara yang bulat, sedang Pakistan menginginkan daerah yang merupakan kesatuan.
Pada tanggal 26 Januari 1950 India mengubah bentuk pemerintahan dari dominion menjadi Republik dengan presiden Rajendra Prasad dan perdana menterinya J. Nehru. Tampuk pemerintahan India sepenuhnya ditangan Konggres, yang merupakan partai terbesar. Pakistan baru mengubah dirinya pada tahun 1956. persidennya yang pertama ialah Iskandar Mirza. Baik India maupun Pakistan hubungannya dengan Inggris sangatkah baik. Keduannya menjadi anggota British Commonwealth of Nations. Sedang hubungan antara India dan Pakistan hingga sekarang ini kurang serasi. Hal ini disebabkan oleh masalah Khasmir (perbatasan)
BAB III
KESIMPULAN
Sama dengan bangsa – bangsa lain yang merasakan pahitnya dijajah oleh bangsa lain India melakukan perjuangan untuk meraih kemerdekaannya secara utuh. Dalam perjuangannya India lebih banyak menggunakan jalur diplomasi dariapa mmenggunakan jalur fisik atau perang tapi bukan berarti India tidak pernah melakukan perlawanan fisik,pemberotakan 1857 merupakan titik balik perlawanan rakyat India untuk memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan Inggris. Disamping itu terdapat juga gerakan social keagamaan yang mewarnai perjuangan rakyat India,gerakan – gerakan ini mendorong tumbuhnya nasionalisme rakyat India untuk merdeka.
Atas usulan Allan Octavian Hum pada tahun 1885 berdirilah organisasi politik pertama India yaitu All India National Conggres,yang tujuan awalnya hanya menghendaki perbaikan tarah kehidupan rakyat India namun pada desember 1908 tujuan konggres berubah menjadi upaya membentuk pemerintahhan sendiri yang bertanggung jawab penuh seperti Negara – Negara lain dibawah jajahan Inggris. Pada tahun 1906 orang – orang islam India mendirikan liga muslim,nanmun berbeda dengan konggres liga muslim beranggotakan hanya orang – orang islam saja,tokoh yang berperanbesar dari liga muslim adalah Muhammad Ali Jinnah yang memperjuangkan berdirinya Negara islam dan upaya penyelesaian masalah antara orang hindu dan islam. Tokoh besar India yang juga merupakan pemimpin konggres yaitu Mahatma Gandhi berhasil membawa India bangkit melawan penjajahan denga dasar – dasar perjuangannya yaitu
; Ahimsa,Satyagraha,Swadesi,dan Hartal.
Setelah perang dunia dua selseai tuntutan untuk merdeka rakyat India semakin hebat sehingga pemerintah Inggris berniat memberiakn status Dominion namun status itu ditolak oleh konggres dan liga muslim. Pada tahun 1946 oleh raja muda Lord Wavel dibentuk pemerintahan sementara dan dipimpin olehnya sendiri dengan Nehru sebagai perdana mentri.
Pada 15 Agustus 1947 India merdeka yang dilaksanakan oleh Raja Muda Mounbatten dengan membagi India menjadi dua yaitu dominion India dan Dominion Pakistan. Pada tanggal 26 Januari 1950 India mengubah dirinya dari Dominon menjadi Republik sedangkan Pakistan baru tahun 1956 mengubah dirinya.
DAFTAR PUSTAKA
……….(Online)http://pendidikan4sejarah.blogspot.com/2011/06/pergerakan-kebangsaan-india.html, diakses 24 September 2011